Melihat batu nisan itu, Lunara berkata pelan, "Maaf ya, sudah lama aku nggak datang menjenguk Ayah."Di foto itu, Orion menatapnya dengan senyum yang tetap penuh kasih. Sorot matanya hangat, seolah memancarkan cahaya seperti bintang. Seakan-akan, dia akan selalu menatap Lunara seperti itu selamanya.Sejak Daisy lahir, Lunara jarang datang ke sini.Setelah Orion meninggal, Lunara menangis sampai pingsan. Beberapa kali dia mengalami keracunan alkali, sampai dokter memperingatkannya bahwa jika terus seperti itu, kehamilannya harus dihentikan.Di saat ini, Lunara baru menyadari bahwa Kayden juga membeli sebotol kecil minuman keras."Aku nggak tahu Om suka minum apa. Yang ini boleh?"Sebagai seorang pebisnis, Orion sebenarnya tidak terbiasa minum dalam jamuan. Setelah dia sakit, Lunara tentu juga tidak mengizinkannya minum alkohol. Jadi, selain membeli bunga dan beberapa makanan, Kayden juga membawa sebotol minuman keras.Lunara agak terkejut.Kayden membungkuk, lalu berlutut setengah di de
Read more