Alden mengusap air mata di wajahnya.Dari luar terdengar suara sirene ambulans. Dia keluar untuk meminta petugas membawa Shaka dan Zafran ke dalam ambulans. Setelah itu, dia berbalik dan berkata kepada Kayden, "Kak, aku pergi sebentar."Kemungkinan besar mereka sudah tidak bisa diselamatkan. Namun, kalau semua orang mengalami sesuatu di tempat ini, dampaknya akan sangat buruk.Kayden menatap Alden. Dia merasa hanya dalam satu malam, adiknya itu mendadak tumbuh jauh lebih dewasa.Sekarang setiap kali bertindak, Alden sudah tahu mempertimbangkan sebab akibat dan memikirkan semuanya dengan matang. Hanya saja, harga yang harus dibayar terlalu besar.Kayden mengangguk, lalu menepuk bahu Alden. "Pergilah. Aku akan kirim orang ke sana. Kalau ada urusan apa pun, akan ada yang bantu kamu urus.""Terima kasih, Kak." Alden memandang Floryn untuk terakhir kalinya. Dia mengatur kembali emosinya, lalu berbalik meninggalkan vila.Langit di ufuk timur perlahan mulai terang. Semburat putih fajar mulai
더 보기