“Iya, Madam.” “Dik Alex pasti sering melakukan, kan? Wajarlah, kan masih darah muda.” “Ya gak sering sih, Madam. Cuman pernah.” Pembahasan tentang topik ‘sensitif’ itu membuah Alex jadi panas dingin. Gairahnya seperti digelitik dan disulut, dan itu membuat miliknya pelan-pelan bereaksi dan melitang kaku. Terasa sangat sesak. Ia berkali-kali meneguk air ludahnya sendiri. “Ya jangan keseringan, Dik Alex. Bisa habis bibitmu.” “Benar, Madam. Paling ya sekali sehari.” “Hah? Jadi setiap hari?” “Ya masih normal, Madam. Kalau mengikuti hentakan nafsu, ya bisa tiap jam.” “Oh ya? Lh, kalau gak dikeluarkan?” “Ya bisa mengeras dan kaku, Madam. Ah, maaf, Madam, saya sampai bahas gituan.” “Ah gak apa-apa, Dik Alex. Hal yang normal. Oh jadi mengeras dan kaku ya? Ya maklumlah masih muda.” “Ya mungkin bisa terjadi pada orang tua juga, Madam. Seperti misalnya pada Om Garvin.” “Oh, kalau Om sudah tidak seperti itu lagi, Dik Alex. Paling kerasnya seb
Última actualización : 2026-01-12 Leer más