Di hari pertama aku mulai bekerja di rumah sakit swasta di Kota Hamala, aku mendengar perawat di sebelahku berkata sambil tersenyum, "Dokter Clara, hari ini kamu benar-benar beruntung sekali. Baru datang saja sudah langsung menangani pasien VIP."Aku mengangkat kepala, lalu menatap perawat itu dengan agak bingung. "Benarkah? Kenapa bisa dibilang beruntung?""Biaya pendaftaran VIP itu 50 ribu dolar."Dengan ekspresi misterius, perawat itu menurunkan suaranya dan berkata, "Aku dengar pasien ini adalah istri dari bos mafia, James."Jantungku menegang saat mendengar itu, tetapi ekspresinya tetap tenang. "Benarkah? Berarti dia tokoh penting ya."Melihat aku tidak tertarik untuk bergosip, perawat itu tampak agak kecewa. Namun, tak lama kemudian, dia kembali bersemangat. "Dokter Clara, lihat, ini dia dan istrinya."Saat mengatakan itu, perawat itu mengeluarkan ponselnya dan menunjukkan sebuah foto padaku.Aku menatap foto itu dengan saksama. Ternyata pria di foto itu adalah suamiku yang sudah
Leer más