“Apa Lady mengatakan sesuatu?” Rosa memiringkan kepalanya sedikit, ekspresinya dipenuhi rasa penasaran. Ia sempat melihat Chyara bergumam pelan, tetapi kata-katanya tidak terdengar jelas. Tatapannya terlihat lembut, tetapi jelas tengah menunggu penjelasan. Chyara tersenyum tipis, lalu menggeleng pelan. “Tidak, bukan apa-apa, Lady,” jawabnya ringan. Ia kembali mengangkat wajahnya dengan ekspresi tenang, menyembunyikan pikirannya dengan rapi. Senyumnya tetap terjaga, seperti tirai halus yang menutupi sesuatu di baliknya. Rosa mengangguk mengerti, memilih untuk tidak memperpanjang pertanyaan itu. Ia melirik sejenak ke arah sekitar, lalu kembali menatap Chyara dengan sopan. “Kalau begitu, izinkan saya mengantar Lady ke dalam,” ucapnya lembut. “Lady pasti lelah berdiri terlalu lama di sini.” Chyara mengangguk tanpa banyak bicara. “Baiklah, mohon bantuannya, Lady,” jawabnya singkat, lalu mulai melangkah mengikuti Rosa. Gaunnya bergeser pelan mengikuti langkahnya yang anggun. Ke
Last Updated : 2026-04-21 Read more