"Ayah, lihat apa yang Lia buat hari ini!"Suara Azelia terdengar ceria sebelum pintu kamar Cassio terbuka dengan cepat. Gadis itu berlari masuk sambil membawa rangkaian bunga kecil di kedua tangannya. Wajahnya dipenuhi senyum bahagia, seolah tidak sabar memperlihatkan hasil karyanya kepada sang ayah.Namun, langkah Azelia perlahan terhenti. Tatapannya beralih ke arah Chyara yang masih berdiri di dekat ranjang. Senyum di wajahnya sedikit memudar, sementara jemarinya yang menggenggam rangkaian bunga perlahan mengencang.Azelia kemudian menundukkan kepalanya. "Apakah Lia mengganggu waktu Ayah dan Kakak?" katanya pelan. "Kalau begitu, maaf karena sudah mengganggu. Lia bisa kembali lagi nanti."Cassio langsung menggeleng lemah. "Tidak perlu, Azelia." Suara pria itu masih terdengar serak akibat batuk yang terus mengganggunya. Ia melirik sekilas ke arah Chyara sebelum kembali menatap Azelia."Chyara sudah akan pergi," tukasnya. Cassio kemudian mengangkat tangannya perlahan. "Kemarilah, Ayah
Terakhir Diperbarui : 2026-06-27 Baca selengkapnya