Setelah perjalanan panjang yang melelahkan, akhirnya kereta Chyara memasuki halaman kediaman keluarga Everardo.Langit terlihat mulai meredup ketika ia sampai. Chyara melirik ke arah tangga utama, di sana dua sosok kakaknya sudah berdiri sejak tadi, Celvin dan Celvan.Keduanya tampak gelisah menunggu kepulangan adiknya. Begitu kereta berhenti, pintu segera dibuka oleh Anna, Chyara turun dengan bantuannya.“Ara!”Celvin dan Celvan berlari secara bersamaan menuruni tangga, dengan langkah cepat mereka menghampiri Chyara.Begitu sampai di hadapan adiknya, mereka langsung menatapnya dari atas sampai bawah, memastikan keadaannya.“Apa kau baik-baik saja?” tanya Celvin dengan nada serius.“Apa kau terluka, Ara? Apa ada bagian yang kau rasakan sakit?” sambung Celvan, tak kalah cemas.Chyara sedikit terkejut dengan reaksi mereka yang berlebihan, tetapi ia segera tersenyum tipis ke arah mereka.“Aku baik-baik saja, Kak, aku tidak terluka. Jangan khawatir,” jawabnya lembut.Ketika mereka tengah
続きを読む