Merasa situasi yang mungkin mulai tak terkendali, Sandi lantas berdiri. "Udah, Fir, udah. Inget, ini lagi di rumah sakit." Dia menengahi kedua lelaki yang sudah dianggapnya seperti adik. Tak berniat membela atau memilih keduanya. Namun, perkataan Firman tentang Bagas memang ada benarnya. Sandi pun tidak akan pernah mendukung apabila Bagas membuat keputusan yang salah nantinya. "Kesel gue, Bang, sama nih orang! Gak ada pendirian sama sekali!" Firman rupanya belum puas mengoceh, dia ingin sekali memukul kepala Bagas agar temannya itu bisa berpikir sedikit saja. "Bilangnya cinta sama Vanila, tapi celup sana celup sini! Ck!" Firman menendang udara, meluapkan kekesalannya kepada Bagas yang tidak bisa dia salurkan secara langsung. Sebagai sesama teman, dia hanya ingin melihat Vanila mendapatkan laki-laki yang tepat. Bagas geram, merasa tak terima Firman menilainya sebagai laki-laki yang tidak punya pendirian. "Eh, elo gak ada hak, ya, bilang gitu sama gue! Tau apa lo soal gue, hah! T
최신 업데이트 : 2026-06-02 더 보기