LOGINWarning! Konten dewasa, penuh adegan 21++ Harap bijak membaca^^š *** Bagaskara atau yang lebih dikenal sebagai Linggaārela menjalani profesi sebagai gigolo bayaran hanya untuk menjerat Maudyājalang sialan yang sudah mencuri miliknya serta membalas dendam atas kehancuran keluarganya di masa lalu. Namun, Bagas tidak tahu jika pilihannya itu justru membuatnya terlibat skandal dengan putri tiri Maudy. Belum lagi kisah cinta pelik yang akan membuat seorang Bagaskara terpaksa memilih dan merelakan wanita yang sangat dicintainya. ***
View MoreDari semenjak kakinya menginjak paving di halaman parkir, sepasang mata Bagas tak lepas memerhatikan rumah mewah bergaya klasik Eropa itu dengan raut datar, dan penuh tanya.Pilar-pilar menjulang tinggi dan kokoh di setiap sudut rumah berwarna putih gading itu. Sayup-sayup terdengar suara musik dari arah halaman belakang rumah bertingkat tiga tersebut. Nampaknya, pesta sudah dimulai sebelum Bagas tiba di sini.Bagas menghela panjang, menatap nyalang sekelilingnya. Sementara di kepalanya sudah tersusun berbagai rencana, termasuk mengambil alih seluruh harta yang pernah dicuri oleh Maudy beberapa tahun yang lalu.Sebagian kenangan masa lalu muncul sekilas di ingatan pemuda dua puluh empat tahun itu. Rumah mewah Maudy hampir mirip dengan rumah Bagas yang dijual untuk biaya pengobatan sang mama.Rumah yang penuh kenangan masa kecilnya sekaligus trauma yang tidak akan pernah bisa Bagas lupakan seumur hidup.Suami baru Maudy memang sangat kaya, terbukti saat ini jalang itu bisa hidup mewah
Dapat mangsa baru, temen sendiri langsung dilupakan."Mana katanya yang tadi lagi gak mood pergi? Buktinya, dideketin mangsa baru langsung kecantol."Bagas berdecak melihat kelakuan Nathan, yang sudah terlihat akrab dengan Tante Karin. Temannya itu bahkan sepertinya sudah lupa dengan permasalahannya dengan Bela.Bagas bahkan bisa melihat dengan jelas jika Nathan sangat nyaman mengobrol berdua dengan Tante Karin di bangku panjang paling ujung. Mereka memilih tempat yang jauh dari jangkauan semua orang yang berada di gereja.Berteman dengan Nathan tidak sehari dua hari. Bagas ingat betul waktu pertama kali dia bertemu dengan Nathan di kelab beberapa tahun yang lalu.Temannya itu bukan berasal dari keluarga sembarangan. Nathan pernah bilang kalau dia sengaja bekerja menjadi pria bayaran karena ingin membuktikan pada ayahnya, jika dia bisa berdiri di kakinya sendiri.Nathan diusir dari rumah oleh ayahnya ketika masih sekolah di bangku SMA. Ayahnya tidak tahan dengan kelakuan Nathan yang t
Bagas pikir jika Maudy tidak akan merealisasikan pernikahan siri dengannya secepat ini. Dan dengan segala perencanaan yang menurutnya sangat matang. Semua serba diatur oleh perempuan itu. Mulai dari pemilihan tempat untuk pemberkatan, pastor, pakaian, para saksi, serta mas kawin. Semua benar-benar mirip pernikahan sungguhan. Pernikahan dilangsungkan secara tertutup tentunya. Hanya orang-orang terdekat Maudy yang diperkenankan hadir. Sedangkan dari pihak Bagas hanya Nathan yang hadir. Bagas terlihat sangat tampan dan gagah dengan balutan jas warna hitam, yang sebelumnya sudah dipersiapkan oleh Maudy untuknya. Sementara perempuan itu mengenakan gaun warna putih tanpa lengan, dan panjang hanya sebatas paha. Rambutnya yang panjang dibiarkan tergerai, dan ditutupi dengan selendang transparan warna putih. Perasaan Bagas pastinya campur aduk detik ini. Bisa menjebak jalang sialan yang menghancurkan keluarganya dengan pernikahan, sesuatu yang sudah sangat lama dia nantikan. Tak
Tawaran mengantar pulang Bagas, rupanya disambut baik oleh Rachel. Padahal dia tadi cuma iseng nawarin. Tak disangka, dia pikir Rachel akan menolak tawarannya. Namun, karena sudah terlanjur nawarin pulang, dan Bagas tidak ingin mengecewakan, dia pun terpaksa izin sama Mami Kumala. Dan saat ini roda empat milik Bagas sudah memasuki kawasan kompleks perumahan elite. 'Ini tempat kayaknya gak asing.' Entah mengapa, tiba-tiba Bagas merasa jika area perumahan Rachel tidak asing di ingatannya. "Gue turun di sini aja." Ucapan Rachel, membuat Bagas seketika menoleh sekilas. "Di sini?" tanyanya sambil memelankan laju mobil dan berhenti. Rachel yang rupanya sudah melepas sabuk pengaman, menatap Bagas dan mengangguk. "Rumah lo yang mana?" tanya Bagas, yang merasa kurang pantas jika menurunkan seorang gadis di sini. "Tuh!" Rachel menunjuk rumah berlantai tiga tak jauh dari jangkauannya.. Bagas memalingkan pandangan ke arah yang ditunjuk Rachel. "Beneran yang itu?" "Iya." Rach
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.