Suasana di dalam aula bawah tanah Paviliun Seribu Rahasia mendadak membeku, menciptakan keheningan yang begitu pekat hingga suara tetesan air dari dinding gua di kejauhan pun terdengar seperti dentuman. Ratusan pasang mata yang tersembunyi di balik topeng porselen tertuju pada panggung utama, di mana botol giok kecil berisi Cairan Pemurni Meridian milik Liang Xiao sedang diperiksa secara mikroskopis. Juru lelang, seorang pria tua dengan kacamata kristal pembesar yang tebal, tampak gemetar hebat. Jemarinya yang keriput ragu-ragu saat membuka sumbat botol, dan seketika itu juga, aroma murni yang menenangkan namun kuat meruap ke seluruh ruangan, menetralisir bau apak bawah tanah."Kualitas... Sempurna! Ini bukan sekadar obat biasa, ini adalah cairan tingkat murni tanpa residu kotoran sedikit pun!" teriak juru lelang dengan suara melengking yang pecah karena antusiasme. "Penawaran dari tamu misterius di sudut
Ler mais