Di lereng hijau pegunungan Yulong, tersembunyi sebuah desa kecil bernama Yunhe. Kabut pagi selalu menutupi atap-atap kayu, sementara sungai deras berkelok di antara sawah dan kebun. Penduduknya hidup sederhana. Mereka bukan kultivator yang bisa membelah langit atau menundukkan gunung; mereka hanyalah manusia biasa, yang hari-harinya diisi dengan menanam padi, memetik buah, dan berkumpul di sekitar api unggun saat malam tiba. Lian Xue, enam belas tahun, adalah salah satu dari mereka. Tubuhnya ramping tapi kuat karena kerja keras di sawah, rambut hitam panjangnya terikat sederhana, dan matanya selalu menatap langit seolah mencari jawaban atas pertanyaan yang tak pernah terucap. Ia tinggal bersama ayahnya, seorang petani tua yang bijaksana; ibunya, lembut dan penuh kasih; dan adik perempuannya, Lian Mei, yang baru berusia delapan tahun namun lincah tak kenal lelah. Keluarga itu tidak kaya, tapi mereka bahagia. Setiap pagi, Lian Xue membantu ayahnya di ladang sambil mendengarkan cerita
Last Updated : 2026-01-27 Read more