Pria berjubah putih itu melangkah maju dengan tenang, namun setiap tapakannya meninggalkan jejak hangus yang dalam di tanah berbatu, seolah-olah bumi itu sendiri merasa kesakitan. Lambang matahari hitam di dadanya seakan berdenyut secara ritmis, memancarkan aura kegelapan yang sangat kontras dengan pakaian putihnya yang bersih tanpa noda. Dia adalah Penatua Mo, salah satu dari tujuh "Bayangan Matahari" milik Sekte Tanah Suci yang dikenal karena kekejamannya yang dingin dan efisiensi dalam melenyapkan musuh."Liang Xiao, kau hanyalah seekor lalat yang mencoba menembus cakrawala langit dengan sayap rapuhmu," suara Penatua Mo bergema, mengandung getaran energi resonansi yang membuat gendang telinga siapa pun yang mendengar berdenging hebat. "Serahkan kunci itu sekarang, dan aku akan memberikan kemurahan hati berupa kematian yang cepat tanpa siksaan."Liang Xiao ti
Read more