“Mas Dante, kamu ini dokter, loh! Susah banget mau diinfus!” omel Bu Nindi sambil berkacak pinggang.Suster dari Rumah Sakit Arfmed sudah siap di sebelah Dante untuk memasang infus. Namun, yang sedang sakit itu malah susah sekali diatur.Sejak bangun, Dante terus merengek karena kepalanya berputar-putar. Giliran disuruh makan dan minum obat, susahnya minta ampun.Terpaksa Bu Nindi memanggil suster untuk merawat putranya, tetapi Dante tetap saja menolak.“Dokter Dante ini nggak kasihan sama saya, ya? Sudah berumur, masih saja dikasih ujian hidup serumit ini,” keluh suster senior yang menjadi asisten Bu Nindi.“Jewer aja telinganya, Sus. Udah mau jadi bapak, kelakuannya kayak bayi aja,” sahut Bu Nindi.Aksi ngambek Dante masih berlanjut. Semalam dia tidur ditemani Pak Pandu, sementara Mataya tidur bersama Bu Nindi di kamar mereka.Hal itu membuat Dante merasa semakin tidak beruntung. Sudah demam, kepalanya pusing, harus di infus, sekarang istrinya pun tidak berada di sisinya.Pagi ini,
Last Updated : 2026-09-11 Read more