Ranira tahu apa 'kehangatan' yang Evans maksud. Ranira pun memutar bola matanya. "Please, Evans. Saat ini aku benar-benar sedang ingin menghangatkan tubuhku. Dengan duduk di dekat perapian saja sudah cukup, tak perlu harus berhubungan badan." Evans melirik ke arah remote pemanas ruangan, kemudian mengatur suhunya agar udara di dalam kamar itu menjadi lebih hangat. "Kau lupa menyalakan pemanas ruangan di kamarmu. Sekarang bagaimana? Apa kau sudah merasa lebih hangat?" Evans menoleh lagi sambil bertanya. "Sedikit lebih hangat," jawab Ranira, tapi ia masih menggosok telapak tangannya seolah kehangatan di ruangan itu masih kurang. Mata Evans mengamati tubuh Ranira dari atas ke bawah. Hal itu membuat Ranira merasa gugup. "Evans, apa yang sedang kau pikirkan?" "Sepertinya aku tahu satu cara yang bisa membuatmu jauh lebih hangat ," kata Evans de
Read More