'Aaahhh …’Tubuh Freya membeku. Di depan matanya, Lucy tampak begitu lihat memainkan kejantanan Juan sambil menyeringai padanya.‘Enak banget, Sayang.’Juan sendiri kelihatan sangat menikmati setiap hisapan dan jilatan Lucy yang membuat hasratnya memuncak. Desahan si pria menggema di telinga Freya, menjelma belati yang menyayat relung hati.‘Ouhhh …’Freya ingin berpaling, sungguh tidak sudi melihat Juan dan Lucy berbuat tak senonoh di hadapannya begini. Namun, satu-satunya yang bisa dia lakukan hanyalah terpaku di tempat.Freya berharap matanya buta, tetapi pemandangan menjijikkan yang ia lihat malah menjadi semakin jelas dan nyata. Inginnya menghilang saja, tetapi tubuhnya justru seperti ditarik mendekat.Lantas, bagai adegan mengejutkan dalam film horor, Juan tiba-tiba menatap Freya sambil terus mendesah. Napas Freya seketika tercekat, jantungnya berdegup tak karuan, dan saat itulah, segalanya mendadak gelap.***Freya terbangun dengan napas tersengal, keringat dingin membasahi dah
Baca selengkapnya