Zarek mengingat kembali masa itu, Liana datang membawa sepiring nasi goreng yang sangat lezat dari dapur. Baru mencium aromanya saja, dia sudah menelan air liurnya karena tidak sabar untuk mencicipi rasa masakan yang beraroma khas itu. Sampai sekarang rasa lezatnya tak pernah hilang dari ingatan Zarek.Setiap pagi, Liana selalu membuatkannya nasi goreng yang lezat. Tapi semenjak Selena tidak di rumah lagi, Liana tidak pula memasakkannya nasi goreng yang lezat itu. Mungkin karena dia juga sibuk, diapun tidak pernah meminta Liana membuatkan lagi untuknya."Besok aku akan minta Liana membuatkan nasi untukku," gumam Zarek.Keesokkan paginya, Liana sudah berdandan cantik seperti hari-hari sebelumnya. Wanita itu menghampiri Zarek yang sedang menikmati sarapan pagi pisang goreng dengan ketan hitam ditambah segelas kopi susu."Selamat pagi, Sayang," sapa Liana manja."Iya. Selamat pagi juga, Sayang. Gimana segar nggak habis mandi dengan ramuan dari si embah?" tanya Zarek tersenyum hangat. "I
Terakhir Diperbarui : 2026-01-29 Baca selengkapnya