Sesampainya di hotel, Selena mempersilakan Arya masuk."Masuklah Arya. Hotel ini sekarang adalah milikku.""Ya. Aku tahu.""Kamu tahu dari mana?" tanya Selena heran."Aku sudah baca kisah ini sampai tamat," bisiknya."Oh iya. Aku lupa."Saat mereka masuk, Zarek sudah menunggu di dalam."Kenapa dia ada di sini?" tanya Zarek marah."Kamu nggak perlu capek mikirin kenapa aku ada di sini," timpal Arya."Selena adalah istriku. Kalau kamu tidak berkepentingan, nggak usah datang ke sini.""Eh, eh, he. Siapa yang istrimu? Aku bukan istrimu. Kita sudah bercerai.""Tapi aku nggak mau bercerai.""Itu terserah mu. Pokoknya aku sudah nggak mau lagi hidup bersamamu. Sana! Pulang aja kamu.""Aku akan sewa hotel ini seumur hidupku.""Oh ya? Kala begitu, kamu pergi ke resepsionis sana. Urus administrasinya.""Zarek memberi isyarat kepada Riker agar mengurus administrasinya."Baik, Tuan." Riker segera pergi untuk mengurus biaya administrasinya.Melihat Zarek tidak juga pergi, Selena merasa bosan. Ia ha
Terakhir Diperbarui : 2026-02-10 Baca selengkapnya