"Hem ... sibuklah kau Liana. Aku sih gampang tinggal minta bantuan sama sistem saja, cling ... langsung ada. Sekarang pasti kau sedang memikirkan cara licik untuk menang tanpa usaha," batin Selena. Dia mengulum senyum. "Nyonya hebat," kata Siti di depan Liana dan semua orang. "Dengan begitu, Nyonya Liana akan ketahuan bohongnya," seru Siti. Sebelum acara dimulai, Zarek mewanti-wanti Liana. "Apa kamu yakin bisa melawan Selena dalam lomba masak? Apa kamu benar-benar pemilik resep rahasia restoranku?" "Iya, Sayang. Aku pemiliknya. Cuma sekarang, aku kan gak bisa berpikir terlalu berat. Takutnya kalau aku paksakan, kandunganku yang jadi korbannya." "Lalu kenapa kamu tidak menolak tantangan dari Selena?" "Kamu kenapa nggak bantu aku waktu itu? Kamu bisa saja bilang kalau aku nggak boleh ikut lomba." "Aku nggak bantu kamu, karena aku juga ingin tahu, siapa sebenarnya yang membuat resep restoranku." Liana semakin cemas. Dia bukan pemilik resep itu, bagaimana mungkin dia bisa membuat
Terakhir Diperbarui : 2026-02-06 Baca selengkapnya