"Kita mau ke pernikahan siapa, Sayang?" tanya Dewangga ragu sembari membetulkan jam tangan dimobil. Tidak biasanya Syifa mendadak mengajaknya pergi ke acara pernikahan yang lokasinya jauh dari sirkel bisnis mereka. Syifa hanya tersenyum misterius, menggenggam tangan suaminya erat. "Nanti kamu juga tahu, Mas." Ini adalah pernikahan Safa, kakak kandung Syifa. Kakak perempuan yang selama bertahun-tahun hidupnya hanya menjadi benalu, mengganggu kebahagiaan orang lain, menjadi pelakor, dan selalu menjaga jarak penuh kebencian dengan Syifa. Namun, takdir berkata lain ketika seminggu yang lalu, keduanya tidak sengaja bertemu di sebuah pusat perbelanjaan. Saat itu, Safa mendekat dengan langkah ragu. Sudah berapa tahun lamanya Safa tidak menatap adik kandungnya itu sedekat ini? Di tangannya, terselip sebuah undangan pernikahan sederhana. "Syifa..." panggil Safa lirih sembari menyodorkan undangan itu. "Aku sudah mengunjungi makam Ibu minggu lalu, di sana untuk meminta restu. Dan... seb
Read more