Butuh dua hari untuk Jonathan mengatur semuanya.Bukan karena lokasinya jauh.Tapi karena ia tidak mau ada yang tahu kami pergi ke sana.Ia mengganti rute tiga kali. Memakai dua kendaraan berbeda. Memastikan tidak ada yang mengikuti sejak kami keluar dari rumah Dara sampai kami parkir di gang sempit tiga ratus meter dari tempat ibuku sekarang.Sebuah rumah kontrakan kecil di Tangerang.Bukan milik siapa pun yang terhubung dengan kami.Orang Jonathan yang mengaturnya — dua orang yang bergantian jaga, tidak mencolok, tidak berseragam. Kalau tidak tahu, mereka terlihat seperti tetangga biasa yang kebetulan sering duduk di teras.Aku tahu.Jadi terlihat seperti apa pun kecuali biasa.Ibuku membuka pintu sebelum aku sempat mengetuk.Ia sudah tahu kami datang — Jonathan memberitahunya sejam sebelumnya melalui saluran yang tidak bisa dilacak, cara yang tidak ia jelaskan padaku dan aku tidak tanya."Clara."Satu kata.Tapi cara ibuku mengucapkan namaku berbeda dari siapa pun.Seperti napas ya
Read more