Aurora terdiam, nasi yang berada di sendok dan sudah mau sampai ke mulutnya kini ia letakkan lagi ke piringnya.Sebenarnya mau apa sih pria dewasa ini?Jika hanya menginginkan tubuhnya, jelas ia tidak akan melarikan diri. Karena ia juga tahu diri, Leo sudah membantunya banyak, perjanjian itu juga sudah ia tanda tangani.“E-enggak lah, Om. Aku juga tahu diri kok,” sahut Aurora dengan terbata namun terdengar tegas di telinga Leo.Kini, giliran Leo yang tidak bisa berkata-kata. Pria itu sedang berpikir keras, ia tahu Aurora tidak akan lepas tanggung jawab, tetapi bukan hanya sekedar tubuh Aurora yang ia inginkan. Ada dorongan lebih di hatinya untuk ingin terus bersama dengan Aurora. Namun, ia tidak mudah dengan gamblang mengakuinya.Semua terasa gamang, samar, dan dirinya saja sulit untuk mengartikan semuanya.“Iya, Aurora.”Pada akhirnya hanya kalimat singkat yang keluar dari bibir Leo. Rasa canggung kembali menyelimuti keduanya, kembali hening dan sibuk dengan pemikiran masing-masing.
Last Updated : 2026-02-20 Read more