Leo tidak melanjutkan ucapannya, ia menoleh ke arah Aurora dan akhirnya ia terkekeh pelan. “Dia ngelindur?” tanyanya pada diri sendiri.Leo tertawa sumbang, menertawakan dirinya yang banyak berharap dengan apa yang diucapkan Aurora tadi.Ia memijat pelipisnya, terasa pusing karena permintaan Aurora di alam bawah sadar gadis itu.“Kamu berhasil membuat saya berharap lebih. Tapi saya tidak akan menyentuhmu sekarang, saya takut kamu kelelahan melayani saya,” gumam Leo dengan lirih.“Om, aku gak ngelindur,” gumam Aurora dengan mata yang terpejam.Leo tersentak, tetapi ia tersenyum menanggapi perkataan Aurora.“Kamu beneran merindukan saya?” tanya Leo memastikan.Aurora mengangguk, entah dari dalam hatinya atau karena efek panas tubuhnya.“Tapi saya tidak akan melakukannya sekarang, Sayang. Kamu sakit, nanti kalau sudah sembuh kita bercinta sepuasnya,” bisik Leo dengan suara rendah.Tangan Aurora yang lemah menarik tangan Leo ke dadanya.Pria itu menelan ludahnya dengan kasar, Aurora terl
Baca selengkapnya