Adven menggeleng dengan keras, enggan mendengar hal-hal buruk di penghujung hari yang akan segera berganti. Hari ini, cukup hanya kematian ibunya saja yang sudah mengguncangnya, jangan ada yang lain lagi! Adven tidak sanggup.Adven tidak mau kehilangan Arumy dalam bentuk apapun, dia harus tetap berada disisinya apapun keadaannya.Adven akan merawatnya apapun kondisinya, berapa lamapun dia harus melakukannya.Wajah Adven terangkat pelan, menatap Arumy dengan tatapan yang dalam dan penuh keyakinan. “Tidak peduli apapun keadaanmu saat ini, tidak peduli apapun yang dokter katakan, aku akan menyembuhkanmu Rumy. Diantara kau dan aku, tidak ada yang layak menderita lagi setelah hari ini.”Pupil mata Arumy bergetar, bibirnya yang pucat itu terkatup tidak dapat berbicara lagi. Arumy kembali lupa dengan setiap kata yang sempat tersusun diotaknya, Arumy kembali lupa bagaimana caranya bersuara.Sesuatu sederhana itu kini harus Arumy lakukan dengan penuh perjuangan, bagaimana dengan hal-hal lainny
Read more