Kebosanan mengungkung pikiran Arumy..Setiap kali matanya terbuka bangun dari tidur, helaan napas frustasi langsung terdengar dari bibirnya. Dinding rumah sakit selalu menjadi pemandangan pertama yang harus dia lihat, aroma obat-obatan begitu memuakan penciuman, ketergantungannya pada bantuan orang lain membuatnya merasa tidak berguna, kesulitannya berbicara dan terkadang tidak nyambung saat berkomunikasi membuatnya rendah diri.Kemarahan menggelayuti hatinya setiap kali ingat bahwa kini ada janin dalam perutnya yang melarang Arumy untuk menyerah, memaksa Arumy untuk bangkit menghadapi ketidak pastian, akhir apa yang sebenarnya akan Tuhan berikan kepadanya? Jika memang benar usianya masih panjang, kehidupan macam apa yang harus Arumy jalani selanjutnya?Perutnya akan membesar dengan seiring berjalannya waktu, akan ada seorang anak yang harus Arumy pertanggung jawabkan kehidupannya, kesehatannya, kebahagiaannya, masa depannya dan kesejahtraannya.Jawaban apa yang akan Arumy sampaika
Last Updated : 2026-04-02 Read more