Sebelum ke kamarnya, Arya memanggil Prama dan memintanya melaporkan kegiatan Nirmala hari ini. Prama pun menceritakan apa yang terjadi seharian ini, termasuk kejadian dengan Mega di danau.Arya berdecak, Nirmala terlalu tulus dengan memaafkan Mega dan tetap menolongnya. Ia khawatir sang istri kembali dimanfaatkan. Di istana ini, siapa pun bisa menjadi lawan, bahkan raja dan ratu sekali pun.“Tetap waspada. Kalau ada hal yang ganjil atau mencelakai Nirmala, kamu harus segera bertindak.” Arya mengingatkan. Ia sengaja menjadikan Prama pengawal Nirmala agar bisa menjaga perempuan itu.“Baik, Pangeran,” ucap Prama sopan. Meski di luar istana mereka adalah sahabat. Prama tetap menghormati Arya sebagai seorang Pangeran.Arya mengangguk. Besok ia akan mulai melaporkan Mahardika, ia yakin lelaki itu tidak akan diam saja, pasti akan membalasnya. Oleh karena itu, sebelum Mahardika mendapat hukuman, Arya berjaga-jaga agar Nirmala tidak terkena bahaya. Ia tidak mau kejadian sebelumnya terulang lag
Baca selengkapnya