LOGINNirmala harus menggantikan kakaknya, Paramitha yang kabur di hari pernikahan. Calon suaminya, pangeran Arya tahu dan menghukum keluarga Nirmala: Selama 100 hari, keluarga Nirmala harus mencari Paramitha. Apabila tidak ketemu, maka seluruh keluarga Nirmala akan dihukum mati. Apabila Paramitha ditemukan, maka Nirmala akan diceraikan. Bagaimana kehidupan Nirmala di istana? Mampukah ia bertahan menghadapi arogansi Pangeran Arya dan wanita lain yang selalu ada di hati pangeran itu. Apa yang akan terjadi setelah 100 hari? Akankah Paramitha kembali atau justru kematian yang menunggu Nirmala? #pengantinpengganti #bangsawan #takhta
View MoreYudhistira mengecup kening Nirmala lama dan dalam. Seolah-olah sedang menyalurkan seluruh kekuatannya untuk meyakinkan Nirmala bahwa semuanya akan baik-baik saja.Perempuan itu memejamkan mata, membiarkan kehangatan itu mengikis rasa dingin yang selama ini mendekam di hatinya. Untuk sesaat, ia merasa benar-benar diinginkan tanpa harus merasa tertekan.Yudhistira menjauhkan wajahnya perlahan, lalu menatap Nirmala dengan binar mata yang penuh harapan. “Terima kasih karena sudah memberiku kesempatan, Nirmala. Aku berjanji, mulai hari ini, aku akan berusaha membuatmu bahagia.Nirmala hanya bisa tersenyum tipis, meski jauh di lubuk hatinya masih ada ganjalan yang belum sepenuhnya sirna. Melihat kesungguhan di mata Yudhistira, ia merasa tidak adil jika terus menutup diri. Setidaknya, ia harus mencoba demi masa depan bayi yang dikandungnya.“Aku juga akan berusaha menjadi istri yang baik untukmu, Jenderal,” sahut Nirmala pelan.“Setelah pulang dari istana, aku akan mempersiapkan pernikahan k
Yudhistira terpaku sejenak. Senyum yang semula tipis kini merekah lebar di wajahnya, memancarkan kelegaan dan juga kebahagiaan. Ia melangkah maju, nyaris ingin meraih tangan Nirmala, tetapi ditahannya demi menghormati batas yang masih ada.“Tapi … seperti yang Anda tahu, kalau aku adalah mantan istri Pangeran Arya. Meskipun pernikahan kami sangat singkat, di dalam lubuk hatiku masih ada namanya.” Nirmala berkata jujur. Matanya masih menatap Yudhistira.Perlahan, Yudhistira mengangguk, ia tidak menunjukkan raut kecewa sedikit pun. Sebaliknya, tatapannya justru semakin melembut. “Aku tahu, Putri. Aku tidak memintamu untuk mencintaiku dalam semalam. Biarkan waktu yang bekerja untuk itu. Bagiku, bisa memilikimu di sisiku dan memastikanmu tetap aman adalah hal yang lebih dari cukup.”Kata-kata Yudhistira membuat Nirmala lega. Ia tidak ingin lelaki itu merasakan posisinya dulu saat tahu Arya masih mencintai Anindiya. Selain itu, Nirmala juga berjanji akan mencoba menerima Yudhistira sepenuh
Seketika, Nirmala terdiam. Keheningan menyelimuti suasana di sekitar gazebo itu, hanya suara angin yang sesekali berembus. Ia tak pernah membayangkan kalau akan dilamar secara mendadak oleh seorang jenderal besar.“A-apa maksud Anda, Jenderal?” tanyanya dengan suara terbata. Berharap bahwa pendengarannya salah.Yudhistira menarik napas panjang, mencoba menenangkan jantungnya yang kian berdebar kencang. “Aku tahu ini terdengar tidak masuk akal dan terlalu cepat. Tapi, ada beberapa alasan aku ingin menikahimu, Putri. Pertama, aku sudah tertarik padamu sejak kita pertama bertemu di Amartapura. Aku nyaris saja membawamu ke sini sebelum akhirnya tahu kalau dirimu sudah menikah dengan Pangeran Arya.”Napas Nirmala tercekat. Ia benar-benar tak menyangka dengan apa yang diucapkan Yudhistira.“Kedua …,” lanjut Yudhistira sambil menatap perempuan di hadapannya, “dua pekan lagi, aku harus berangkat ke perbatasan. Tugasku adalah menjaga keamanan negeri ini dari serangan musuh. Dalam setahun, bisa
Suasana aula langsung hening. Apa yang dikatakan Arya ada benarnya. Kalau Ratu tidak bersalah, seharusnya tidak usah takut dengan sumpah api. Namun, penolakan Ratu dan pembelaan Yasa membuat menteri yang hadir mulai meragukan ucapan Ratu.Sementara itu, Ratu mengepalkan kedua tangannya. Arya telah membuatnya dicurigai dan seperti tak dihormati. Ia menarik napas dalam, mencoba meredam amarah di dadanya. Sebisa mungkin, Ratu bersikap tenang dan tak terkesan menolak keinginan Arya. Jika ia terus menunjukkan amarah, Ratu hanya akan terlihat semakin bersalah di mata para menteri.“Pangeran Arya, kamu sungguh pandai bersilat lidah,” ucap Ratu dengan suara yang dibuat sedatar mungkin, tetapi matanya menatap Arya dengan kebencian yang mendalam. “Namun, aku tidak akan membiarkan diriku dipermainkan oleh laporan tanpa nama yang belum tentu kebenarannya. Sepertinya pengirim laporan ini hanya ingin menjelekkan namaku saja tanpa tahu kebenarannya.”Tak ingin masalah ini semakin menimbulkan perdeb
Sudah dua hari sejak pemakaman Mahardika, suasana di istana masih terasa sepi. Ratu masih mengenakan baju berkabung dan terus berada di kuil. Raja mengumumkan masa berkabung selama 15 hari. Tidak ada pernikahan atau pun perayaan apa pun di kerajaan. Semua orang ikut berduka atas meninggalnya sang p
Langit di seluruh penjuru Amartapura tampak kelabu, seolah-olah mengantar kepergian sang pangeran kedua yang sangat tragis. Seluruh penghuni istana mengenakan pakaian putih. Keluarga terdekat Mahardika memakai pakaian berkabung dari rami.Suara musik berkabung memimpin iring-iringan menuju tempat p
Ratu berdiri dengan tubuh gemetar melihat Mahardika terbaring tak berdaya. Lelaki itu sudah dibawa ke paviliun Ratu untuk diberi penanganan lebih lanjut.Sementara itu, Mega yang punggungnya terluka, sudah sadarkan diri dan diobati di kediamannya. Ia masih lemas, tetapi baginya rasa sakit di punggu
“Apa yang sedang kamu lakukan di sini, Selir Divya?” Mega menatap sinis pada perempuan yang berada dalam pelukan Mahardika.Sontak, Divya menarik diri dan melepas tangannya dari tubuh sang suami. “Pu-putri Mega? Kamu sudah pulang?”Mega tersenyum miring mendengar ucapan basa-basi Divya. Dari rumah,
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.