Kening Belinda berkerut, pikirannya melayang ke lima tahun lalu. Saat itu ia sempat kehilangan suaranya sementar, karena cedera di tenggorokan. Sementara Arga, mengalami luka di matanya sehingga tak bisa melihat.Keisha, yang menjadi penengah mereka, pernah berseloroh bahwa mereka berdua cocok sekali. Yang satu tak bisa berbicara, yang satu tak bisa melihat.Belinda tak pernah menyukai candaan semacam itu. Ia tahu suaranya suatu hari akan kembali, dan ia juga percaya suatu saat Arga akan pulih. Mereka tidak ingin dikasihani, hanya ingin berjalan bersama, dalam diam, dalam harapan yang sederhana.Seiring waktu, mereka jadi semakin akrab. Arga, yang tahu Belinda enggan menyebutkan nama aslinya, akhirnya memanggilnya dengan nama panggilan lembut itu, Selin
Read more