Namaku Sherly Duma, seorang wanita muda yang baru saja bercerai. Karena harus keluar dari rumah tanpa membawa harta sepeser pun, aku tidak punya pilihan selain menumpang pada sahabatku di sebuah lokasi proyek bangunan. Namun, aku tidak menyangka bahwa barak mereka ternyata merupakan asrama campuran pria dan wanita.Setelah jam kerja usai, aku berdiri di tengah barak dengan mengenakan gaun ketat dan stoking hitam, menyeret koperku di bawah tatapan para pria di sana. Mata mereka seperti serigala yang melihat mangsa, tak sedetik pun beralih dari tubuhku.Mulai dari kaki, pinggang, bokong, hingga dada. Mereka menatap ke setiap bagian yang sensitif.Sahabatku, Inara, yang bekerja sebagai kuli di sana, bergegas menyampirkan jaket ke bahuku. Ucapannya bernada mengeluh, tetapi tersirat rasa peduli yang dalam."Sherly, kamu ini bagaimana sih? Di tempat yang penuh laki-laki begini, kamu malah berpakaian seperti ini!"Aku mengerucutkan bibir dengan perasaan sedih. Bukannya aku sengaja ingin
Baca selengkapnya