Sesampainya di ruang teh, suara hujan terdengar samar dari luar jendela, sementara di dalam ruangan sunyi senyap.Elara menatap Fendi. Pria tua itu juga tampak tidak bersemangat."Pak Fendi.""Kakek."Fendi mengangguk pelan. "Kalian sudah datang? Duduklah."Angel dan Elara duduk di bangku.Elara berkata dengan khawatir, "Pak Fendi, kamu harus lebih menjaga kesehatan."Fendi berkata, "Tubuhku ini masih sanggup bertahan. Ela, kamu juga terlihat jauh lebih kurus. Kamu masih muda, jangan sampai mengabaikan kesehatanmu sendiri. Nanti kalau sudah tua, tubuhmu nggak akan sanggup menanggungnya."Elara menjawab, "Aku tahu. Aku akan menjaga diriku baik-baik."Fendi berkata, "Menurutku, kamu itu masih belum tahu cara menjaga diri."Elara menundukkan pandangan dan mengatupkan bibir. Untuk sesaat, dia tidak tahu harus berkata apa.Arizo berkata, "Pak Fendi, Elara pasti akan mendengarkan nasihatmu."Fendi menjawab, "Kalau begitu bagus."Mereka tidak berlama-lama agar tidak mengganggu waktu istirahat
Read more