Sambil membiarkan angin malam mengisi keheningan, Arini terdiam cukup lama. Ia memikirkan bagaimana kehadiran Alvaro menjadi satu-satunya cahaya di tengah kegelapan yang mengepung hidupnya berbulan-bulan terakhir."Dia satu-satunya orang yang buat gue merasa berharga lagi, May. Habis apa yang dilakuin Adrian sama ibunya, gue merasa kayak sampah yang nggak layak dicintai," aku Arini dengan suara bergetar menahan tangis.Mendengar itu, Maya menghela napas. Ia paham betapa hancurnya kepercayaan diri Arini akibat pengkhianatan bertubi-tubi. "Aku paham, tapi kamu harus hati-hati, Rin. Lu masih dalam proses cerai. Posisi Alvaro sebagai pengacara itu rawan banget kalau sampai ada isu selingkuh," peringat Maya."Aku tahu, makanya aku selalu berusaha jaga jarak profesional kalau di depan umum," jawab Arini, teringat bagaimana ia selalu berjalan di belakang Alvaro saat di pengadilan.“Tapi hati nggak bisa dikasih jarak profesional, kan?” sahut Maya sambil menyandarkan punggung ke sofa.Sambil m
Last Updated : 2026-02-28 Read more