Harus diakui, penampilan Daniel Hayes sekarang benar-benar mirip serangga yang menggeliat di lanta. Rambutnya berantakan, beberapa helai menempel di dahinya yang basah keringat. Kemejanya kotor penuh noda lauk, satu kancing bahkan lepas dari lubangnya, dan sisa minyak masih menetes pelan dari ujung lengan bajunya. Dia masih meringis sambil mengusap tangan yang baru saja terinjak, jarinya sesekali dikibas-kibaskan seperti berusaha mengusir sisa nyeri. "Kepala Departemen Hayes, aku tahu kamu ini orang besar yang berjiwa luas." Ryan mengangkat kedua tangannya rapat-rapat di depan dada, membungkuk sedikit dengan gestur berlebihan yang jelas dibuat-buat, persis seperti orang yang sedang meminta maaf di depan atasan besar. "Masa Bapak mau menyalahkan kecerobohanku yang tidak sengaja ini? Lagi pula, status kita memang beda jauh. Sebagai Kepala Departemen, Bapak jelas bukan ukuran yang setara untuk dibandingkan dengan satpam kecil seperti kami, kan?" Nada bicaranya dibuat seserius mungk
อ่านเพิ่มเติม