Detik berikutnya, tubuh Sang Ketua Sekte mulai kejang hebat.Wajahnya berubah-ubah dengan cepat. Kadang penuh ketakutan, kadang bengis, kadang tampak seperti orang yang sedang berusaha mempertahankan sesuatu dari dalam dirinya sendiri."Yang Mulia Dewa Sihir, apa... apa yang Yang Mulia lakukan?" suaranya bergetar, tidak lagi seangkuh sebelumnya."Apa yang kulakukan?"Suara yang sangat dingin keluar dari tubuh Sang Ketua Sekte, tetapi jelas bukan suaranya sendiri. Nada itu tinggi, asing, dan membawa penghinaan yang membuat orang menggigil."Tentu saja mengambil alih ragamu. Kau sudah tidak berguna lagi.""Yang Mulia Dewa Sihir, jangan! Hamba selalu setia kepada Yang Mulia. Kenapa Yang Mulia memperlakukan hamba seperti ini?"Raungan Sang Ketua Sekte kembali terdengar. Kali ini, suaranya dipenuhi kepanikan yang tidak bisa ditutupi.Namun suara dingin itu hanya mencibir."Sampah tidak berguna. Mel
اقرأ المزيد