Pusat kota Nocturnia kini tidak lagi suram. Sejak awan ketiadaan sirna dan gerbang perdagangan dibuka lebar, distrik perbelanjaan Emerald Avenue menjadi jantung kemewahan baru di benua itu. Jalanan yang dilapisi batu pualam putih dipenuhi oleh bangsawan dari berbagai ras, yakni Elf, Manusia, hingga Dwarf, yang datang untuk membelanjakan koin emas mereka. Di tengah keramaian itu, tiga sosok berjalan santai dengan aura yang membuat kerumunan secara otomatis membelah jalan seperti Laut Merah. Xaverius, sang Kaisar yang katanya sedang pensiun, mengenakan pakaian kasual ala bangsawan muda yaitu kemeja sutra hitam dengan kancing atas terbuka yang dilapisi mantel panjang berwarna navy. Meski tanpa mahkota dan zirah, karisma dominannya tetap membuat orang awam menunduk segan. Di lengannya, Aurelia berjalan anggun mengenakan gaun terusan berwarna lavender lembut. Rambut peraknya dibiarkan tergerai serta berkilauan ditimpa matahari siang. Sementara itu di belakang mereka, dengan tumpukan kotak
Read More