"Manda selalu membawa foto keluarga kita," jawab Manda. "Setiap aku rindu pada Papa, setiap aku merasa sedih, setiap aku butuh sosok Papa yang membantuku ... aku selalu memandangi foto itu. Jadi, wajah Papa sudah tertanam di dalam otak Manda." Senyuman bahagia menghiasi wajah cantiknya yang sembab.Eric tersenyum bahagia. Sorot matanya yang dipenuhi kerinduan memancarkan kasih sayangnya."Lalu, bagaimana Papa bisa menemukan Manda?" tanya Manda penasaran.Eric menarik tangan Manda, dan menyuruhnya untuk duduk pada boncengan motornya. "Kita melanjutkan obrolan di rumah saja. Jika tidak mau mereka menemukanmu."Seketika Manda teringat akan orang-orang setia Daniel Moreno yang sangat terlatih dalam hal mencari keberadaan orang."Ayo, Pa. Kita harus cepat meninggalkan tempat ini," tuturnya dengan terburu-buru."Pegangan yang erat, Sayang," tutur Eric pada putrinya.Tanpa menunggu lama, pria paruh baya itu bergegas menyalakan mesin motor dan mengendarainya dengan kecepatan tinggi untuk meni
ปรับปรุงล่าสุด : 2026-08-11 อ่านเพิ่มเติม