Leon mendorong kursi roda Manda keluar dari kamar perawatan Gracia meskipun adik tirinya itu tidak mau keluar dari sana. "Maaf, Manda. Aku harap kamu bisa mengerti," tuturnya. "Beristirahatlah di rumah." Leon menatap adik tirinya penuh dengan arti yang tidak bisa dijelaskan. "Berhati-hatilah karena aku gak selalu bisa menjagamu."Manda menatap nanar pada pintu kamar perawatan Gracia setelah Leon masuk ke dalamnya. Dengan mata yang berkaca-kaca ia duduk di kursi roda, dan berada tepat di depan pintu itu."Manda," panggil Marina. "Ayo kita pulang, Sayang," tuturnya sembari memegang pundak putrinya"Mama pulang saja. Aku masih ingin di sini," ucap Manda dengan ketus.Marina mendekati Manda, mencoba untuk melunakkan hati putrinya. "Tapi Leon menyuruhmu keluar. Lebih baik kita pulang saja. Pasti dia nantii mengabarimu.""Aku akan ke kamar Lily," ujar Manda tanpa menatap wajah mamanya.Marina menghela napas. "Kenapa kamu keras kepala sekali, Manda?!" Suaranya tidak keras, tapi cenderung te
آخر تحديث : 2026-08-07 اقرأ المزيد