FAZER LOGINTantangan permainan di pesta mendorong Amanda Lauren berciuman dengan Leonel Moreno, kakak tirinya sendiri, mengantarkan mereka ke sebuah malam panas terlarang. Tidak berhenti di sana, Manda yang kemudian terjebak permainan sikap sang kakak kemudian berada dalam dilema karena ia kembali dihadapkan dengan dua pria lain yang berniat memperebutkan cintanya. ⚠️WARNING⚠️ Hanya cerita fiktif belaka! Semua kejadian, tokoh, dan tempat hanya karangan semata. Follow author on : Instagram: @my.xena
Ver maisDi dalam ruangan yang sepi itu, Manda menatap sekelilingnya. Hanya ada beberapa ranjang pasien dengan tirai putih sebagai pembatas. Selain itu terdapat meja dan kursi kosong dengan papan kecil di atas meja yang bertuliskan nama seorang yang diyakininya sebagai petugas kesehatan."Benar. Di sini lebih tenang dan aku bisa menjernihkan pikiranku," gumamnya sambil memejamkan matanya kembali.Beberapa saat kemudian, perut Manda kembali menyiksanya. Rasa mual yang tadi dirasakannya kini datang lagi, membuatnya semakin tidak nyaman.'Sial! Kenapa mual ini datang lagi?!' umpatnya dalam hati.Tangan kanannya menutup mulut, sementara tangan kirinya menekan perutnya. Sekuat tenaga ia menahannya. Ia tidak ingin dikalahkan oleh rasa mual seperti pagi tadi.'Kalau aku muntah di area sekolah, sudah pasti akan jadi trending topik di sekolah ini,' gerutunya dalam hati.Namun perutnya benar-benar terasa tidak nyaman. Ia memiringkan tubuhnya ke kiri, berharap rasa mual itu mereda. Beberapa detik kemudia
Leon terdiam sejenak. “Kita pulang,” putusnya kemudian. Ia menarik Manda dan meninggalkan wanita yang tadi bersamanya.Beberapa langkah kemudian Leon berhenti. "Apa kamu tidak pulang, Manda?" tanyanya tanpa menoleh ke belakang.Manda menoleh ke belakang sebelum keluar dari tempat itu bersama dengan Leon. Ia tersenyum penuh kemenangan sehingga membuat ekspresi Cindy seketika berubah."Kenapa kamu berada di rumah sakit?" tanya Leon tanpa mengalihkan pandangannya dari jalanan yang ada di depannya.Manda menoleh ke arah Leon yang masih fokus pada kemudinya. "Kamu sendiri kenapa ada di rumah sakit bersama dengan wanita tadi?" tanyanya dengan tatapan menyelidik."Siapa dia?" sambungnya kemudian."Teman."“Hanya teman?”Manda masih menatap Leon yang tidak sedikit pun menoleh padanya. Ia menunggu penjelasan dari kakak tirinya.Tapi penjelasan itu tidak datang, bahkan hingga mereka sampai di rumah.Keesokan harinya, suasana di meja makan terasa sedikit berbeda bagi Manda. Tubuhnya terasa kuran
Manda pertama kali bertemu dengan Leon saat ia masih remaja, ketika akhirnya ibunya memutuskan menikah dengan Daniel Moreno, seorang pria yang ditakuti di kota ini. Sebagai seorang anak SMP, Manda memandang Leon seperti sosok pria idola lantaran Leon waktu itu sudah menduduki bangku SMA, tampak tampan dan menawan. Dengan mudah, Manda jatuh cinta. Khas remaja seusianya.Namun, perasaan itu tidak terasa benar. Pria itu adalah kakak tirinya dan mereka adalah keluarga. Karenanya, Manda menekan keras ketertarikannya tersebut.Akan tetapi, malam ini, semuanya luruh.“Lain kali, pakai baju yang benar,” ucap Leon. Nada bicaranya masih ketus seperti biasa, tapi melihat sorot mata dan gerakan tangannya yang hati-hati saat membantu Manda mengenakan kembali pakaiannya, pria itu jelas peduli.Wajah Manda kembali memerah saat melihat wajah pria itu di hadapannya, dan ia langsung membuang pandang. Malu. Dan hal itu justru membuat Leon terkekeh pelan.Ditepuknya puncak kepala Manda pelan sembari be
Sontak saja semua pasang mata membelalak melihat kejadian yang sangat cepat itu. Mereka semua terperangah dan terdiam menyaksikannya.Sementara itu, tubuh Manda membeku, sementara jantungnya berdetak makin cepat apalagi saat Leon memiringkan kepalanya, memperdalam ciuman mereka. Kedua tangannya yang sejak awal berusaha mendorong dada Leon, seketika melemah tak bertenaga. Sepasang tangan gadis itu mencengkeram kuat baju bagian dada kakak tirinya, seolah tidak ingin menyudahi ciuman mereka.Bibir pria itu terasa hangat dan–Akhirnya Leon melepaskan ciumannya. Bibir mereka terpisah, tetapi jarak di antara wajah mereka masih terlalu dekat. Sepasang mata mereka saling bertaut, mereka berdua sama-sama terkejut, seolah sedang mencoba memahami apa yang baru saja terjadi.Napas Leon terdengar berat. Dadanya bergerak naik turun dengan cepat. Tatapan matanya tajam, tapi di dalamnya terlihat ada sesuatu yang tidak biasa, sesuatu yang tidak pernah Manda lihat sebelumnya.Manda sendiri masih terpak


















Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.