“Jenderal Zhao,” ucap Yuwen Shuang kembali, kali ini sedikit lebih pelan, namun tetap jelas. “Jika tidak ada urusan lain, aku akan kembali ke dalam.”Ia berdiri tegak di hadapannya, tanpa menunduk, tanpa mendekat. Jarak di antara mereka dibiarkan tetap sama seperti sejak awal. Cukup dekat untuk disebut suami istri, namun terlalu jauh untuk disebut pasangan.Zhao Fenglin tidak langsung menjawab.Tatapan pria itu masih tertahan di wajahnya, seolah berusaha membaca sesuatu di balik ketenangannya. Namun yang ia temukan hanyalah tatapan datar, tak berbeda dari saat upacara pernikahan tiga hari lalu.Yuwen Shuang menunggu. Tidak mendesak, tidak juga gelisah.“Aku tidak bermaksud mengganggumu.” Yuwen Shuang kembali membuka suara, suaranya datar dan sopan. “Aku hanya menyambut kepulanganmu sebagaimana seharusnya,” ucapnya datar. “Tidak lebih dari itu.”Yuwen Shuang menunduk singkat, sesuai tata krama.“Permisi, Jenderal.”Tanpa menunggu jawaban, gadis itu berbalik dan melangkah pergi. Meni
Terakhir Diperbarui : 2026-01-21 Baca selengkapnya