Minggu pagi itu, Jakarta terasa sedikit lebih bersahabat dengan langit biru yang cerah dan jalanan yang tidak sepadat biasanya. Aksara dan Diana memutuskan untuk menepi sejenak. Mereka memilih sebuah galeri seni kontemporer di kawasan Jakarta Pusat sebagai destinasi kencan rahasia mereka.Diana tampil berbeda hari ini. Tidak ada jaket kuning, tidak ada tas punggung berat berisi buku teks. Ia mengenakan terusan midi berwarna sage green yang simpel namun elegan, dipadukan dengan sepatu kets putih. Rambutnya ia ikat setengah, memperlihatkan kalung pemberian Aksara. Di sampingnya, Aksara tampak sangat kasual dengan kemeja flanel terbuka yang melapisi kaus hitam polos, serta celana chino. Tanpa kacamata dosennya, ia terlihat seperti pria matang yang sangat karismatik."Mas, bagus ya lukisannya," bisik Diana sambil menatap sebuah kanvas besar dengan gradasi warna abstrak.Aksara berdiri di sampingnya, tangan kanannya masuk ke saku celana, sementara tangan kirinya secara alami merangkul
Last Updated : 2026-02-28 Read more