Sore hari setelah kuliah selesai. rumah Aksara tampak Damai dan sunyi. Diana baru saja hendak menyeduh teh saat bel rumah berbunyi panjang. Tidak seperti biasanya, bunyi bel itu terdengar menuntut, tidak sabar, dan sedikit... lancang. Begitu pintu dibuka, dunia Diana seolah bergeser. Seorang wanita berdiri di sana. Rambutnya pirang abu-abu hasil salon mahal, riasannya tebal namun tak mampu menutupi gurat kelelahan di matanya. Ia mengenakan gaun sutra merah yang terlalu mencolok untuk cuaca mendung Depok. "Siapa ya?" tanya Diana, instingnya langsung mengirim sinyal bahaya. Wanita itu melepas kacamata hitamnya, menatap Diana dari ujung kaki sampai ujung kepala dengan tatapan meremehkan. "Jadi ini asisten baru Aksara? Atau... selera barunya yang masih bau kencur?" "Saya Diana, istri Mas Aksara," jawab Diana tegas, menekankan kata istri. Tawa wanita itu pecah. Cempreng dan palsu. "Istri? Oh, manis sekali. Aku Saskia. Ibu kandung Caroline. Minggir, aku mau ketemu anakku." "Mas Aksara
最終更新日 : 2026-03-24 続きを読む