Isabella tidak jadi malam malam dengan Capaian dan Natalie. Ia langsung bergegas pulang setelah mendapati menu yang disajikan oleh Natalie adalah makanan-makanan yang dilarang untuk Isabella yang sedang sakit. Sebagai gantinya, Isabella hanya diam di rumah menunggu Aldrich pulang. Ternyata sampai malam pria itu tidak kunjung kembali. "Pantas saja Aldrich tadi tergesa-gesa, ternyata sampai malam pun dia belum kembali." Isabella diam seorang diri dan ruang tamu. Tak lama kemudian, pintu rumah pun terbuka, seseorang yang Isabella tunggu kini telah berdiri di depan pintu menatapnya. Dengan wajah yang sedikit lelah, pria itu masih bisa-bisanya tersenyum pada Isabella. "Kenapa pulang terlalu malam sekali hari ini?" tanya Isabella, ia langsung berdiri dan berjalan menghampirinya. "Ada urusan penting dan sangat-sangat penting, Sayang. Maaf membuatmu menunggu," Aldrich merangkul pundak Isabella. "Tentang pekerjaan kah?" Isabella mengangkat wajahnya menatap pria itu. Aldrich mengangguk
Read more