Pagi yang tadi terasa canggung perlahan berubah menjadi hari yang penuh tekanan.Natasha berdiri di depan cermin, merapikan penampilannya dengan gerakan yang sedikit lebih cepat dari biasanya. Rambutnya disisir rapi, make-up tipis menghiasi wajahnya, namun ada sesuatu di matanya yang tidak bisa ia sembunyikan—sisa-sisa kegelisahan yang belum sepenuhnya hilang sejak semalam. Ia menatap pantulan dirinya beberapa detik lebih lama, seolah mencoba meyakinkan diri bahwa semuanya masih terkendali, bahwa ia masih Natasha yang sama… meski hatinya tahu, ada sesuatu yang sudah berubah.Di luar kamar, Henry sudah siap lebih dulu.Pria itu berdiri di dekat jendela, mengenakan setelan kerja hitam yang kembali membuatnya terlihat dingin dan tak tersentuh. Namun jika diperhatikan lebih dalam, ada ketegangan samar di garis rahangnya, seolah pikirannya tidak benar-benar tenang.“Sudah siap?” tanyanya tanpa menoleh.Natasha keluar dari kamar, langkahnya pelan.“Sudah.”Henry akhirnya menoleh. Tatapan me
Last Updated : 2026-04-19 Read more