"Cinta ...."Aku mencoba keras mengingatnya, memutar kembali ingatanku ke masa lalu, namun sayangnya ingatan itu terasa begitu samar dan sulit diraih. Yang terpatri jelas di benakku hanyalah nama depan itu saja."Aku lupa lagi Cinta apa namanya, tapi yang aku ingat... Panti asuhan itu berada di Sukabumi, Tio," ucapku pelan, merasa sedikit kecewa pada diriku sendiri karena tidak bisa mengingatnya dengan jelas."Nggak apa-apa, Pak. Nanti kita bisa suruh orang untuk mencari panti asuhan itu," jawab Tio berusaha menenangkanku, suaranya terdengar tenang dan meyakinkan. "Tapi kita juga perlu foto Pak Dendi pas masih kecil. Bapak masih punya fotonya, kan?" tanyanya memastikan."Punya punya. Minta Bi Leha carikan saja, ada di lemari pakaianku, didalam lacinya," perintahku cepat, memastikan dia tahu di mana menyimpannya."Baik, Pak. Kalau begitu saya telepon Bi Leha lagi sekalian telepon anak buah saya," jawab Tio sigap, siap menjalankan perintahku seketika."Iya." Aku menganggukkan kepala tan
Terakhir Diperbarui : 2026-04-30 Baca selengkapnya