PROTOKOL PERMAISURI HITAMLift baja itu meluncur turun melampaui kedalaman yang masuk akal bagi sebuah bunker militer standar. Bunyi desing mesin hidrolik di luar ruang logam itu berubah dari raungan kasar menjadi dengungan frekuensi tinggi yang menyakitkan telinga...whiiieee. Di dalam kotak logam yang sempit, cahaya merah darurat telah padam, berganti dengan pendar neon putih kebiruan yang keluar dari celah dinding lift, seolah-olah teknologi di level ini jauh melampaui zamannya.Valencia tersungkur di lantai lift yang dingin. Kemeja hitam Ragnar yang menyelimutinya kini terasa seperti beban yang sangat berat. Namun, rasa perih di pahanya, bekas jahitan yang dibuka paksa oleh Ragnar tadi mendadak lenyap. Rasa nyeri itu berganti dengan sensasi kesemutan yang aneh, seolah ada ribuan jarum es yang mengalir melalui pembuluh darahnya, menjalar dari pangkal paha menuju tulang belakang, lalu meledak di belakang matanya."Valencia? Tatap mataku," suara Ragnar terdengar seperti datang dari ba
Read more