SINGA DI DALAM SANGKARLantai lima puluh lima Adhitama Tower terasa seperti ruang hampa udara. Valencia Adhitama duduk di ujung meja marmer panjang, menatap tajam sepuluh direktur senior yang sejak tadi mencoba menguliti otoritasnya. Di tangannya, sebuah pulpen emas ia ketuk-ketukkan ke meja, menciptakan irama yang konstan dan mengintimidasi."Waktu kamu habis, Valencia," ujar Baskoro, pengacara senior keluarga, sambil menggeser map hitam di atas meja. "Kakek kamu sudah mengunci segalanya. Menikahlah dengan keturunan Surya dalam dua puluh empat jam, atau saham kendali itu lepas. Kamu akan keluar dari gedung ini tanpa membawa apa pun kecuali nama belakang Kamu yang tidak lagi berharga."Valencia menarik napas panjang. Ia menatap ke luar jendela besar yang menampilkan cakrawala Jakarta yang berkabut. "Cari pria itu. Bawa dia ke hadapan I, hidup atau mati."─────── ༺♡༻ ───────Bengkel bubut itu pengap, berbau solar, dan penuh rongsokan besi yang disusun tidak beraturan. Di tengah kekacau
Last Updated : 2026-01-28 Read more