“Tumben si bos sweet banget gitu.”Begitu pintu ruang rapat tertutup dan langkah Kylar, Naufal, serta Dara benar-benar menjauh di koridor, Lala langsung meledak seperti popcorn kena panas.“Lagi baik aja kali,” kilah Ryn sambil merapikan laptopnya. Nadanya dibuat santai, meski kepalanya masih sedikit berdengung. “Eh, memang dia bisa baik ya?”Agis menyandarkan badan ke kursi, tangan dilipat di dada. “Bisa. Tapi rare item. Drop rate-nya 0,01%.”Lala mengangguk cepat. “Atau karena mood dia lagi bagus. Dapet sekpri bahenol gitu.”Agis langsung menyeringai. “Nah itu. Enak banget ya jadi bos. Pemandangan harian upgrade. Dari layar Excel ke layar 4K.”“Agis,” tegur Leon tanpa mengangkat kepala dari dokumennya, “tolong jangan objectifying perempuan di kantor.”“Lah aku muji,” bela Agis santai.“Tapi jujur sih,” Lala menimpali tanpa dosa, “cantik banget.”“Cantik, pede, dan kelihatan pinter bawa diri,” lanjut Agis. “Tipe yang kalau bos ngomong, dia angguk sambil senyum. Bos mana yang nggak be
Last Updated : 2026-02-10 Read more