“Kamu itu cemburu karena aku gendong Anne,” simpul Kylar begitu Ryn akhirnya menceritakan alasan suasana hatinya mendadak buruk.“Bukan cemburu. Aku cuma jadi nggak enak hati aja,” bantah Ryn cepat, meski wajahnya sendiri sudah mulai memerah.Kylar justru tersenyum lebar. “Ngaku cemburu apa susahnya, sih? Aku malah senang kamu cemburu.”Ryn mengernyit. “Senang apanya?”“Setidaknya aku jadi tahu kamu masih perhatian sama aku,” ujar Kylar sambil menyuapkan sepotong kecil cheesecake ke mulut istrinya. “Coba terakhir kali kamu cemburu itu kapan? Aku sampai lupa rasanya.”Ryn terdiam. Kalau dipikir-pikir, Kylar memang ada benarnya. Terakhir kali dia benar-benar merasa cemburu adalah ketika masih ada Dara, sekitar lima tahun lalu, saat mereka masih berada di awal-awal pernikahan.Setelah itu, hampir tidak pernah ada perempuan yang cukup dekat dengan Kylar untuk membuatnya punya alasan merasa cemburu. Bukan karena tidak ada yang mencoba mendekat, tetapi karena Kylar sendiri selalu menjaga jar
Read more