“Oh, jadi pas mereka bisik-bisik itu, mereka lagi bilang kalau mereka ambil barang jualan di kamar kamu pas kamu lagi mandi, Ann?” tanya Ryn kepada Anne yang duduk di sebelahnya di dalam mobil untuk kembali ke rumah.Setelah dari sekolah tadi, Ryn kembali ke restoran, begitu pula Kylar yang kembali ke kantor setelah mengantar anak-anak pulang.“Iya, Mbak. Dan maaf, saya nggak tahu kalau di sekolahan mereka nggak boleh jualan,” cicit Anne.“Lho, kamu nggak perlu minta maaf.” Ryn tersenyum kecil. “Kamu juga nggak tahu. Lagian kalau tahu dari awal, kamu pasti nggak akan bantu mereka.”Anne mengangguk pelan. Dia masih teringat bagaimana Lucius datang kepadanya dengan wajah serius, meminta bantuan mencari bahan, sementara Reyansh terus membuntuti kakaknya sambil menjelaskan panjang lebar tentang barang yang ingin mereka buat.“Katanya mereka mau beli kado apa? Cerita nggak sama kamu?” tanya Ryn lagi.“Mereka bilang mau beli bunga mawar merah yang banyak,” jawab Anne antusias. “Mbak kan suk
Read more