“Mas, ini apa lagi?”Ryn hanya tercenung ketika Kylar membawanya ke sebuah gedung kecil yang letaknya tidak jauh dari rumah mereka. Dari luar, bangunan itu terlihat sederhana, hanya sebuah bangunan dua lantai dengan pintu kaca dan dinding berwarna putih. Tidak ada papan nama, tidak ada petunjuk apa pun tentang apa yang ada di dalamnya.Namun begitu pintu dibuka dan Ryn melangkah masuk, langkahnya langsung terhenti.Dia menatap sekeliling dengan kening berkerut, mencoba memahami apa yang sedang dilihatnya.Dinding di ruangan itu dipenuhi foto.Bukan hanya satu atau dua foto, melainkan puluhan, bahkan mungkin ratusan. Foto-foto itu tersusun berdasarkan waktu, memenuhi hampir seluruh dinding dari sisi kanan hingga ki
Read more