“Bukankah Anda pernah melakukannya. Ini seharusnya mudah bagi Anda,” ujar Alaric.Madeleine mengerutkan kening. “Kapan saya pernah melakukannya?”Alaric menatapnya tanpa ragu. “Anda sudah melakukannya pada saya, bukan, Yang Mulia. Jika Anda bisa menyelidiki saya demi mendapatkan kepercayaan, maka menyelidiki demi menyelamatkan nyawa Anda sendiri tentu bukan hal sulit.”Madeleine menahan napas. Ia mengeluh dalam hati.Semua itu hanya mungkin karena ingatannya tentang masa depan. Tanpa itu, mustahil baginya menembus pertahanan seorang duke seperti Alaric, apalagi sampai mendapatkan kepercayaannya.“Ini akan sulit,” ujar Madeleine pelan, lebih seperti kesimpulan daripada keluhan.Ia tidak mengatakannya tanpa dasar. Bukti yang mereka miliki sejauh ini masih berupa potongan-potongan yang hanya cukup untuk menimbulkan kecurigaan, tetapi belum cukup kuat untuk dibawa ke hadapan kaisar tanpa risiko dipatahkan oleh pihak yang lebih berpengaruh.“Saya belum bisa tenang selama pelakunya belum ke
Read more