“Kau benar,” ucap Madeleine pelan, pandangannya kosong saat menatap ke arah Lucas. “Jika aku kehilangan dukungan Kaisar, tak akan ada siapa pun yang berdiri di sisiku.” Ia terdiam sesaat, lalu melanjutkan dengan suara lirih. “Sama seperti para bangsawan elite atau rakyat kelas rendah yang tidak memiliki dukungan. Mereka semua berakhir sama. Tak lebih dari beban.” Lucas menerima pernyataan itu tanpa ekspresi. Ia menutup pembicaraan dengan nada yang datar. “Jika sebuah keluarga jatuh,” katanya, “itu adalah akibat dari ketidakmampuan mereka sendiri. Bukan kesalahan kekaisaran.” – ‘Jika keluarga itu jatuh, itu karena ketidakmampuan mereka.’ Kalimat itu berulang di benak Madeleine, berputar tanpa henti. ‘Kalau begitu,’ pikirnya, ‘jika aku mati nanti, itu pun karena ketidakmampuanku sendiri?’ Ia terkekeh singkat, miris pada dirinya sendiri. Pandangan matanya jatuh ke ujung sepatu kacanya yang berkilau, bersih, nyaris tak tercela—berbanding terbalik dengan kesimpulan yan
Read more